Busana dengan bahan batik sudah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Variasi bahan baku hingga ornamen yang didesain membuat harga kain batik sangat variatif, tapi terjangkau oleh semua kalangan. Salah satu yang mendedikasikan diri dalam pekerjaan membatik ini adalah Mugi Raharjo. Pria asal Yogyakarta ini telah membatik sejak 1973.
Saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini, Mugi menuturkan, mulai membuka pabrik batik sendiri setelah 30 puluh tahun bekerja di sebuah pabrik batik. Pabrik batiknya dibangun di tengah keramaian Ibu Kota, tepatnya di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Usahanya ini dibantu sekitar 30 karyawan.